Powered by Blogger.

S2

Saat ini adalah sudah sekitar enam tahun lebih saya meninggalkan bangku kuliah, tapi justru saya sedang berapi-api mengejar beasiswa S2. Walau begitu, pada satu perbincangan dengan seorang kawan dia menanyakan apa sebenarnya passion/tujuan saya untuk kuliah lagi?

Pertanyaan tersebut ternyata tidak sepeleh bagi saya, sedikit meredupkan api semangat saya dalam mengejar beasiswa. Saya butuh beberapa hari untuk mempertanyakan kepada diri saya sendiri, kenapa? Apa dan dimana? Jangan sampai jiwa eksplorasi saya yang justru mendominasi keinginan saya untuk lanjut S2, hanya sekedar menjawab rasa penasaran saja. Kita semua tahu jelas, kuliah itu melelahkan, akan mengorbankan banyak waktu, energi, fikiran dan uang. Jangan bercanda dengan keinginan, ada konsekuensi besertanya.

Sebagai seorang PNS dikementerian yang sistem kaderisasinya masih pakai cara-cara lama, saya tahu pasti bahwa dengan status S2 yang akan saya emban nantinya tidak akan banyak berpengaruh dalam jenjang karir saya, jadi sekiranya gelar yang saya dapatkan itu pada akhirnya tidak begitu "kepake" mau tidak mau saya harus siap, dan untuk hal ini.. insa Allah saya memang sudah siap. Toh bagaimanapun kepangkatan akan terus menanjak sesuai dengan masa abdi, dan tentang jabatan itu akan tetap menjadi misteri ilahi.

Saya tergelitik ketika dalam sebuah forum saya menemukan satu kalimat, "S2 itu bukan lagi urusan mencari ilmu, tapi urusan gengsi semata", kemudian saya membatin.. apakah saya ada dalam kelompok orang-orang yang S2 untuk gengsi semata? Apa iya?

Dan entah kenapa saya sedikit sulit menjawab pertanyaan ini.

Maka dari itu saya mundur sejenak, sembari belajar lagi, sembari mempersiapkan semuanya, sembari memusnahkan ego yang meninggi dari dalam diri, sembari kembali berfikir; kenapa saya ingin kuliah lagi, jurusan apa yang ingin saya ambil dan dimana saya akan belajar? Dan yang paling penting adalah, untuk apa? Mungkin memang benar, menuntut ilmu itu tidak akan menjadi sia-sia, hanya saja seringkali setiap apa yang kita dapatkan saat ini adalah tidak terlepas dari tujuan/niat diawal permulaan. Jika niatnya sudah buruk, maka buruk pulalah proses dan hasilnya. Jika niatnya baik, maka baik pulalah proses dan hasilnya.

Allahualam.

4 comments

  1. saya juga pengen s2 kak, tapi sekarang masih satu satu goalnya yang lain dulu :) kak aku nyariin blog ini loh linknya berubah rupanya... padahal udah aku follow tp updatenya setahun lalu. kirain udah berenti ngeblog

    niatnya mencari ilmu sekaligus buka pola pikir mungkin kak? soalnya tiap step kita selesai sekolah, pola pikir kita juga ikut berubah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, sempat sih blog ini di closed setahunan gitu garagara domainnya expired, terus juga lagi malas aja ngeblog. Cuman barubaru ini aja sik nyicil posting kejadian setahun kemaren, pada akhirnya mikir sayang aja kalo gak dicatet disini. Hahaha :p

      Sepedapat, S2 itu otomatis membuka polapikir dan rejeki yang jauh lebih luas. Semoga dimudahkan ya.

      Delete
  2. Sya malah pengen s2 gegara bosan sama urusan kantor. Ngarep bisa jdi pelarian, ketemu suasana baru. Padahal itu jg brarti kesibukan baru. Hshahass.. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bwahaha, sometimes sy juga mikir kek bgt :p

      Delete