Powered by Blogger.

[Bira] Perjalanan sebentar

Tepat seminggu lalu (23/10) saya ada dalam perjalanan pulang selepas trip singkat ke daerah wisata Tanjung Bira, Bulukumba – Sulawesi selatan. Trip ini adalah trip paling melelahkan, paling dipaksakan dan paling drama, tapi entah kenapa efek bahagianya jauh lebih berkualitas.

Awalnya saya dapat ajakan main dari seorang teman di Balikpapan sana, ke Bandung atau kalau bukan ke Jogja, pun saya sudah sangat ingin main juga sudah lama tidak kemana-mana. Tapi karena saya punya agenda lain di hari sabtunya yang sifatnya amat sangat penting maka saya tidak bisa meninggalkan kota Makassar sampai tanggal 22 Oktober siang, dan lalu saya ajaklah dia main ke tempat saya saja. Dengan mengiming-imingi main ke Pantai Bira. Yes. Sebelumnya saya sudah menghubungi seorang teman yang kira-kira bisa Sopirin kita ke Lokasi, dan Alhamdulillah bersambut. Doi main IYA saja, yang jelas bensin ditanggung sama yang punya planning. Haha.

Semuanya berjalan sesuai rencana sampai H-1, Nay sudah mendarat di Makassar satu hari setelah diskusi kami soal mau main kemana, saya juga mengajak Nure biar rame, dan ternyata dia mengajak dua orang temannya lagi. Almost perfect! Sampai tiba-tiba Tuan Sopir menelepon dan tiba-tiba cancel, damn! Saya biasanya emosi kalau seperti ini, tapi sudahlah.. ya kalau orangnya tidak bisa musti gimana lagi? Jalan satu-satunya adalah, lupakan dan cari jalan keluar lainnya. Pokoknya mendadak semua jadi berantakan, tidak ada yang mengantar, berarti penginapan di lokasi pun harus di-cancel sesuai dengan jumlah rombongan saja. Dan diperparah dengan hujan yang tidak pernah berhenti. Mak, bagaimana ini? Saya tidak ingin mengecewakan teman saya yang sudah jauh-jauh datang dari luar kota. Hiks.

Singkat cerita, saya memutuskan untuk ke Bulukumba dengan menumpangi kendaraan umum lalu di Bulukumba akan dijemput oleh sopir dari kantor lama saya untuk menemani kami sepanjang berwisata ke Pantai Bira. Untuk penginapan terpaksa saya menghubungi Kak Deddy, cowok teman saya yang memang seorang guide di Bira. Penginapan yang dulu-dulunya selalu saya tempati setiap kali berkunjung. Fix-nya mungkin seperti itu, tapi sepanjang perjalanan menuju terminal saya masih saja berdoa semoga menemukan alasan untuk tiba-tiba cancel, lucu sih, tapi saya juga tidak bilang ke Nay kalau kita cancel saja berhubung hujannya kok ndak nyantee begini. Saya sibuk dengan fikiran sendiri. Padahal dari awal Nay sudah mewanti-wanti, “JANGAN REPOTIN DIRIMU”.

Mobil yang kami tumpangi berangkat meninggalkan Makassar sekitar pukul 4 sore, selepas Ashar. Hujan deras, lapar, macet, kecelakaan, sopir yang singgah-singgah semaunya, membuat liburan yang dibayangan saya akan sempurna mendadak suram. Tapi kami tetap mendiamkannya dalam pikiran masing-masing, kami hanya bercerita tentang banyak hal yang menyenangkan saja. Kami tiba di Bulukumba pukul 9 lebih, terlambat 1 jam dari waktu yang ditentukan. Tak lama, kami diantarlah oleh tuan sopir ke Bira dan kami baru bisa benar leyeh-leyeh di penginapan pada pukul 10 malam. Lelahnya itu dimana-mana. Sampai pagi hujan masih turun dengan derasnya, alamat wisata pantai gagal inih. Tapi alhamdulillahnya, pukul 7 pagi hujannya berhenti.. dan dimulailah perjalanan kami yang amat sangat menyenangkan di endingnya. Saya suka kebersamaan dengan orang-orang asing ini, saya suka terik matahari yang sangat mengerti maunya kami, saya suka dengan setiap candaan dan tawa yang keluar dengan spontanitas. Trip ini saya nobatkan menjadi trip yang paling berkualitas, bagaimana tidak kami hanya menikmati exploring Bira dari pukul 7 pagi sampai pukul 1 siang. Lebih lama waktu dijalannya. Tapi bahagia-lah. Lelah karena piknik itu jauh lebih enak dari pada lelah karena kerjaan/masalah. 


KE PANTAI BARA

 
 
 
 
 


KE APPALARANG

 
 

 
 
 


KE TANA BERU

 


Kalau niatnya sudah tulus ingin membahagiakan orang lain, pasti mudah saja urusannya, dan pastinya akan kecipratan bahagianya juga. 

“Alhamdulillah”


With love,
SYAM.

5 comments

  1. lelah karena jokka, lebih enak daripada lelah karena ndak bikin apa-apa *quotegagal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha. Jangan baper, pigi piknik sana.. :p

      Delete
  2. kak syaam pantainya unyuu banget, mauuu kesana juga :O

    ReplyDelete