Powered by Blogger.

[Toraja] 1st_Rafting at Maiting river

 

Sejak bulan juni/juli lalu, teman saya @ervantangke sudah sibuk meng-arrange rencana outing kami (Prajabpn2014-Sulsel) untuk kesekian kalinya. Kali ini tujuannya lebih jauh, lebih lama dan lebih ekstrim dari biasanya, Rafting a.k.a Arung jeram di sungai Maiting Kabupaten Toraja utara - Sulawesi selatan. Untuk perjalanan menuju Kabupaten toraja saja, menghabiskan waktu hampir setengah hari atau kurang lebih 11-12 jam perjalanan sampai di Kota Rantepao (Ibu kota kabupaten Toraja), lalu dari situ -pada keesokan harinya/11des2016- kami menuju strating point kegiatan Rafting di Kecamatan Dende Piongan dengan jarak tempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan menggunakan mobil penumpang melawati jalur yang kebanyakan menanjak.

Ditengah perjalanan, kami terpaksa berganti mobil penumpang menjadi mobil bak terbuka dikarenakan urusan teknis. Mungkin kalau kejadiannya di kota, ini akan sangat menjengkelkan tapi karena ini dalam rangka berwisata-alam saya pribadi amat sangat menikmatinya. KAPAN LAGI!!! Kami yang tadinya ada dalam 2 mobil terpisah, disatukan bersama logistik Rafting plus beberapa orang guide dari Toraja One Stop Adventure (TOSA), bertumpukan seperti sayur mayur. HAHA. Tapi ke-seruan petualangan kami justeru dimulai dari sini.
 
 
 
 

Disempanjang perjalanan kami bertanya-tanya, dimanakah kiranya sungai itu berada? tidak ada tanda-tanda atau suara-suara aliran air deras, kecuali hamparan sawah dan bukit-bukit tinggi. Hingga akhirnya mobil yang kami tumpangi berhenti, logistik dibongkar dan waktunya memasang perlengkapan safety yang akan kami gunakan untuk ber-arung jeram. Pelampung-Helm-Dayung. Setelah semuanya siap, kami diajak menyusuri jalur trekking sepanjang 2 km yang cukup melelahkan tapi menyenangkan hingga akhirnya kami benar-benar melihat sungai yang diselimuti tebing dan vegetasi hutan. Masya Allah, indahnya.


Bagi pemula seperti saya, pasti ada rasa takut yang tiba-tiba mendominasi fikiran. Tentang apa-apa dan akan kenapa-kenapa. Kaki saya gemetar sesaat akan menaiki perahu, yang saya pastikan pertama adalah saya ada dalam satu perahu dengan teman yang saya percaya akan menolong saya pada situasi-situasi sulit seperti yang sudah-sudah. Selebihnya teman-teman dari TOSA akan mengecek ketepatan penggunaan pelampung dan helm, membagi rombongan yang berjumlah 12 orang kedalam 3 perahu karet ditambah 2 orang pemandu dimasing-masing perahu, yang kemudian memberikan instruksi terkait hal-hal yang akan kami hadapi selama mengarungi Sungai Maiting dan bagaimana untuk melaluinya, mendengarkan dan mematuhi aba-aba yang diberikan oleh pemandu. Saya suka bagaimana mereka menjelaskan dan memberikan rasa aman/nyaman. Full of positive suggestion.. sepertinya mereka benar-benar sudah di berikan training yang cukup untuk bagaimana membuat petualang-petualang pemula tidak merasa takut. From regret being gregett.

Kami mengarungi sungai kurang lebih 4 jam lamanya, mengikuti arus sungai yang kadang tenang kadang deras menuju titik pemberhentian di Desa Tamparan - Kecamatan Rantetayo. Beberapa kali perahu tertubruk tebing yang justru kami sambut dengan tawa-super excited, atau sensasi perahu akan terbalik saat melewati area dengan arus deras dan jeram yang cukup dalam. Beberapa kali menepi untuk saling menunggu, atau sekedar untuk mengambil foto dan menyantap makan siang bersama yang sudah disiapkan oleh pengelola. Pemandangan yang disuguhkan benar-benar indah, rasanya ingin banyak mengambil gambar landscape, tapi apa daya tak ada kamera anti air yang saya bawa, dan lagi kadang-kadang bahagia itu cukup untuk dirasakan, bukan untuk diperlihatkan. Over all, saya bahagia, saya puas dan saya benar-benar segerrr lahir batin, hehe.. hanya saja ke-esokan harinya dan beberapa hari setelahnya badan terasa remuk redam seperti berat badan saya bertambah ber-kilo-kilo.

 
 
 
 


***

Post from IG:
Ada rasa takut yang tak bisa di-definisikan, pada hari-hari menjelang rencana rafting di sungai Maiting - Tanah toraja ini. Alasannya banyak, mulai dari cuaca yang tak menentu, kaki kiri yang masih saja terasa belum pulih betul pasca keseleo beberapa bulan yang lnalu, pengalaman tenggelam, dll.. yang sifatnya remeh-temeh dan cenderung diada-ada-kan. Seperti itulah, selalu saja pengalaman buruk dan rasa takut bisa membuat nyali ciut.

Tapi penasaran saya jauh lebih besar ternyata, melawan rasa takut. Menelusuri jalur trekking sepanjang 2 km diarea sawah dan perbukitan menuju lokasi rafting. Masih sempat was-was, masih sempat gemetaran sampai ketika naik keatas boat karet yang akan kami gunakan. Bismillah. Mau- tidak mau, saya sudah di atas perahu yang siap mengarungi arus sungai. Kurang lebih di-5menit pertama, perahu kami nyangkut di bebatuan akibat arus kencang dan salah arah, was-wasnya makin jadi.. dan setelah kami bisa melaluinya, melalui kerja keras dua pemandu dan tim yang solid, entah kenapa rasa was-was/takut/bingung/nekkere/dan smua nyali cetek saya mendadak hilang, berubah menjadi teriakan-teriakan lantang, dan setelah itu saya bisa benar-benar menikmati permainan. Semakin deras arusnya, semakin seru. Semakin dalam jeramnya, semakin menyenangkan.

Keren pokoknaaaah, totally awesome. Alhamdulillah.

Big thanksnya tetep dong, sama Om boss @ervantangke, yang selalu saja meyakinkan saya kalau ikut ke Tator akan lebih worth dari kemana-mana yg ternyata memang ndak kemana-mana. Eh, plus Om ganteng @arman_tandipai yang selalu menjadi penolong teman yang selalu bisa diandalkanG di area-area ekstrim, darat - laut & udara. See you on the next trip, all gaes. MUACH.

***

[About guide]

Well seperti yang telah banyak saya sebutkan dalam cerita diatas, kami dipandu oleh teman-teman dari Toraja One Stop Adventure (TOSA). High recomended for you-lah, to enjoying Toraja with different taste. Karena toraja ternyata tidak melulu soal wisata budaya dan adat istiadat, soal kuburan, soal lautan awannya. Saya pribadi baru tahu dan YES! it's AMAZE ME! Untuk kegiatan Rafting kemarin kami membayar sebesar IDR 550K/Org, harga sudah termasuk peralatan dan perlengkapan untuk rafting, makan siang, snack, softdrink, dan pelayanan yang super ramah. Worth-lah. 


For future just Call/Whatsapp Miss Aurora (+62812-2128-0714) atau kunjungi situs mereka di http://www.torajaonestopadventure.com/

Welcome adventure!!!

With Love,
SYAM.

2 comments

  1. foto2nya bercerita syam...semoga nanti sy bisa memotret moment2 terbaik seperti ini...salam dari Kendari

    ReplyDelete